wirahadie.com

Tips Memilih Bimbingan Belajar Untuk SMA

Tips Memilih Bimbingan Belajar Untuk SMA

Sulit Menentukan Cara Belajar? Berikut Tips Memilih Bimbingan Belajar Untuk SMA

Hal yang paling krusial dan menjadi masalah pada masa SMA  adalah proses belajar. Pada masa ini siswa seringkali susah belajar. Oleh karena itu, banyak orang tua yang memilih untuk lebih intens memberikan pendidikan kepada anak-anaknya dengan cara pemberian pelajaran tambahan di luar jam sekolah berupa bimbingan belajar. Tips memilih bimbingan belajar untuk SMA sangat dibutuhkan.  

Masa SMA menjadi sama yang paling berkesan bagi kebanyakan orang. Pada masa ini, kebanyakan siswa lebih memilih menghabiskan waktu bermain atau melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan semasa SD maupun SMP. Namun pada masa ini pula seorang siswa dapat menentukan sendiri arah pendidikan selanjutnya. Terutama bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tips Memilih Bimbingan Belajar Yang Dapat Menumbuhkan Minat Belajar Kamu

1. Lokasi yang nyaman dan mengasyikkan

Salah satu alasan mengapa siswa SMA kebanyakan malas mengikuti atau menghadiri bimbingan belajar karena lokasi yang kurang berkenan bagi mereka. Pada masa-masa SMA, siswa sangat menyukai tempat yang asyik sehingga mereka betah berlama-lama mengikuti proses belajar mengajar. Biasanya lokasi bimbel akan mengikuti arus keramaian dan berada di lokasi yang sekiranya ramai dikunjungi.

Namun hal tersebut justru akan membuat siswanya mudah bosan karena di sekeliling lokasi bimbel hanya ada gedung atau bangunan yang itu-itu saja. Sebaiknya dalam memilih lokasi bimbingan  belajar, siswa hendak mempertimbangkan lokasi kenyamana ini. misalnya lokasi bimbel berada di dekat taman, dekat pusat kuliner, atau dekat dengan lokasi hiburan yang biasanya cepat menarik perhatian siswa SMA

2. Ketahui metode pembelajarannya

Tips memilih bimbingan belajar untuk SMA yang perlu diperhitungkan selanjutnya adalah metode pembelajaran yang diberikan oleh bimbingan belajar tersebut. Tidak seperti siswa SD yang tingkat ke ingin tahuan-nya terhadap sesuatu yang baru sangat tinggi, siswa SMA cenderung lebih bersikap tidak mau tahu serta acuh terhadap sesuatu sehingga dalam menumbuhkan minta belajarnya lebih sulit.

Untuk itu, sebuah bimbingan belajar harus menyesuaikan dengan kondisi psikologis siswa SMA yang mengikuti bimbingan belajar tersebut. Misalnya sebuah bimbingan belajar menggunakan metode pendektana selayaknya teman kepada siswanya. Dengan metode tersebut siswa akan lebih nyaman terutama ketika mengalami kesulitan dan bertanya. Metode ini perlu diperhatikan oleh orang tua siswa.

3. Ketahui latar belakang tenaga pengajar

Tentunya dalam memberikan materi pembelajaran terhadap siswa SMA tidaklah sama dengan siswa SMP ataupun SD. Biasanya, siswa SMA akan lebih nyaman belajar dengan seseorang yang lebih muda dan cerdas. Menurut hasil survei, siswa akan lebih sering bertanya dan merasa lebih rileks belajar dengan tenaga pengajar yang lebih muda dan merasa lebih gugup jika belajar dengan pengajar senior.

Selain itu, hal yang lebih perlu diperhatikan dari latar belakang tenaga pengajar adalah kualitas tenaga pengajar tersebut. tenaga pengajar yangcerdas akan mudah beradaptasi dengan siswanya terutama siswa SMA yang memiliki tingkat emosi yang tidak stabil. usahakan dalam memilih bimbingan belajar untuk siswa SMA, pastikan tenaga pengajarnya dapat membuat siswa senyaman mungkin belajar.

4. Beradaptasi dengan mencoba trial

Beberapa bimbingan belajar menyediakan trial bagi calon siswa yang hendak mengikuti bimbingan belajar. Trial ini berguna untuk mengukur tingkat kenyamanan siswa terhadap metode dan proses pembelajaran. Sangat disarankan bagi orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke sebuah bimbingan belajar untuk mengikuti trial ini. Bila siswa merasa cocok, maka tidak ada salahnya untuk meneruskan.

Namun bila siswa merasa kurang cocok, maka bis amencoba bimbingan belajar lainnya. biasanya trial akan dikenakan biaya per pertemuan saja. Hal ini juga untuk menghindari kerugian orang tua apabila langsung memasukkan anaknya ke sebuah bimbingan belajar dan ternyata anaknya merasa kurang cocok sedangkan orang tua telah membayar kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak.

5. Memilih bimbingan belajar yang fokus pada materi sekolah

Pada sebuah instansi bimbingan belajar, ada banyak materi yang ditawarkan mulai dari materi pelajaran umum hingga khusus seperti pelajaran jurusan yang ada di SMK. Dalam hal ini, siswa SMA juga tentunya memiliki program pendidikan yang terdiid dari IPA, IPS, dan Bahasa. Usahakan ketika hendak mencoba bimbingan belajar non-formal sebaiknya ditanyakan terlebih dahulu fokus pembelajarannya di bagian apa.

Memang tidak ada salahnya mencoba pelajaran baru, namun untuk lebih intens lagi sebaiknya menanyakan pada pihak bimbingan belajar terkait fokus pelajaran yang akan di terima siswa. Jika memang cocok dengan program pendidikan yang diambil di sekolah maka tidak ada salahnya untuk mencoba. Sedangkan jika berbeda sebaiknya mencari yang lain agar tidak terkesan buang-buang waktu.

6. Menyesuaikan dengan budget

Tips memilih bimbingan belajar untuk SMA yang terakhir adalah masalah budgeting. Seringkali alasan ini menjadi alasan yang paling sering digunakan untuk tidak mengikutsertakan siswa pada sebuah bimbingan belajar. Seperti yang kita ketahui bahwa, siswa SMA tentunya membutuhkan biaya yang lebih besar terutama bila mereka hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang atau perguruan yang lebih tinggi.

Dengan meminimalisir budget selama mengikuti proses bimbingan belajar non formal, maka orang tua dapat menyimpan budget untuk biaya lain. Selama ini orang tua selalu berpikir bahwa semakin tinggi biaya yang dikeluarkan maka semakin baik pula kualitas bimbingan belajar yang didapat. Namun sebenarnya hal tersebut sangatlah keliru, meski di beberapa kasus kualitas selalu diikuti biaya tinggi.

Quipper Video
loading...

Bagikan Artikel ini:

Komentar Anda

Copyright © 2015-2018. wirahadie.com - All Rights Reserved